ADVANCE of LEARNING PROGRAM

Loading...

Friday, November 13, 2009

Dasar - dasar Sistem Pembangkit Tenaga

Abstrak

Sistem pembangkit tenaga adalah merupakan sumber utama penghasil energi baik untuk kebutuhan industri maupun kebutuhan publik lainnya. Dimana sistem ini kebanyakan menggunakan bahan bakar fosil baik itu berbahan bakar gas, cair maupun padat. Efisiensi sistem menjadi perhatian utama untuk sistem ini karena berhubungan dengan performance dan konsumsi bahan bakar. Maka untuk mencapai efisiensi siklus yang dikehendaki dilakukan beberapa modifikasi terhadap sistem dengan menambahkan beberapa peralatan selain peralatan utama atau dengan siklus kombinasi (siklus gas dan siklus uap). Melalui artikel ini akan dikenalkan siklus – siklus dasar dari sistem, siklus modifikasi dan kombinasi, kemudian pada proses selanjutnya akan dibahas dengan analisa – analisa dasar dengan kasus – kasus dan data – data yang valid.

Keyword: Sistem pembangkit tenaga, efisiensi, performance, siklus modifikasi, siklus kombinasi, analisa siklus.



Gambar 1. Skematik Sistem Uap

Pada artikel sebelumnya telah dibahas tentang peranan penting peralatan/mesin utility untuk berlangsungnya proses produksi diindustri. Pada artikel berikut ini akan diulas tentang bagian dari sistem utility yaitu sistem pembangkit tenaga (power plant system). Beberapa contoh kategori sistem pembangkit tenaga, seperti:

• Sistem pembangkit tenaga uap
• Sistem pembangkit tenaga gas
• Sistem pembangkit tenaga diesel
• Sistem pembangkit tenaga nuklir
• Sistem pembangkit tenaga air
• Sistem pembangkit tenaga panas bumi
• Sistem pembangkit tenaga matahari
• Sistem pembangkit tenaga angin dan gelombang laut

Dalam artikel ini tidak akan dibahas semua kategori sistem pembangkit tenaga tersebut, dalam kesempatan kali ini hanya akan dibahas tentang sistem pembangkit tenaga uap, dengan fokus pada analisis dasar yang berhubungan erat dengan ilmu thermodinamika untuk mengetahui performance sistem yaitu efisiensi thermal sistem.

Siklus Rankine adalah bagian dari ilmu thermodinamika yang menjadi referensi dasar untuk mengenal, memahami dan menganalisa sistem pembangkit tenaga uap. Maka tulisan ini akan mengulas tentang siklus Rankine dari siklus Rankine ideal hingga siklus Rankine yang mengalami modifikasi untuk mendapatkan efisensi siklus yang lebih baik, sehingga ekonomis dalam penggunaan bahan bakar. Oleh karena itu, sangat diharapkan bahwa pengertian dari siklus Rankine ini harus benar – benar dipahami oleh semua sarjana teknik mesin secara umum.

1. Siklus Rankine Saturasi


Gambar 2. Diagram Alir dan Diagram T – s Siklus Rankine Saturasi

Analisis performancenya berdasarkan thermodinamika:


 2. Siklus Rankine dengan Superheater


Gambar 2. Diagram Alir dan Diagram T – s Siklus Rankine Superheat

Analisis performancenya berdasarkan thermodinamika:


3. Siklus Rankine dengan SUperheater dan Reheater


Gambar 3. Diagram Alir dan Diagram T – s Siklus Rankine dengan Superheater dan Reheater

Analisis performancenya berdasarkan thermodinamika:



Dasar – dasar analisa yang ditinjau dari analisa thermodinamika ini adalah secara khusus har mampu dipahami oleh semua sarjana teknik mesin karena ini adalah merupakan skill/studi dasar yang sangat umum dan juga bisa dipahami oleh jurusan/bidang keahlian lainnya. Dari tulisan yang disajikan tersebut merupakan pandangan umum dan harus didalami dengan melihat dan memahami studi – studi kasus yang khusus membahas hal tersebut, fungsi dengan memahami ini akan dirasakan dan sangat membantu serta menjadi nilai tambah bagi sarjana teknik mesin itu sendiri ketika akan terjun ke bidang profesional seperti industri yang menangani energi ataupun sistem pembangkit tenaga untuk komersial atau kebutuhan industri itu sendiri.

Pada pembahasan selanjutnya akan diulas Siklus Rankine dengan Pemanas Air Umpan (Feedwater Heating). Dimana alat pemanas umpan adalah merupakan alat untuk mengurangi ketakmampubalikan ekonomisator tetapi tidak bisa menghapusnya sama sekali. Pemanasan air umpan meli-puti ekspansi adiabatik normal didalam turbin. Pemanas air umpan dapat dikategorikan:

• Pemanas air umpan terbuka atau kontak langsung
• Pemanas air umpan jenis terteutup dengan kurasan berjenjang mundur
• Pemanas air umpan jenis tertutup dengan kurasan dipompa maju

Pemanas air ulang ini sendiri adalah dimaksudkan juga untuk meningkatkan efisiensi siklus pembangkit daya. Akan dibahas pada tulisan artikel berikutnya. By alpconsultant.




 













No comments:

Post a Comment